• Minggu, 23 Januari 2022

Skandal Seks Tenis China, Juara Wimbledon Ngaku Dilecehkan Pejabat Pemerintah

- Jumat, 5 November 2021 | 00:17 WIB
Mantan Pemain Tenis ganda putri China, Peng Shuai dan Mantan PM Zhang Gaoli  (/www.givemesport.com)
Mantan Pemain Tenis ganda putri China, Peng Shuai dan Mantan PM Zhang Gaoli (/www.givemesport.com)

SPORTYLIFE, Beijing – Skandal pelecehan seksual mengguncang dunia tenis China. Juara Wimbledon dan Prancis Terbuka mengaku dipaksa berhubungan badan oleh pejabat pemerintah.

Dalam postingan di media sosial yang panjang tapi juga menghilang dengan cepat, Peng Shuai, petenis China itu, menulis Zhang Gaoli, mantan wakil perdana menteri dan anggota Komite Tetap Politbiro yang berkuasa, telah memaksanya untuk berhubungan seks meskipun penolakan berulang kali setelah putaran tenis tiga tahun lalu.

Postingannya juga mengatakan mereka berhubungan seks sekali tujuh tahun yang lalu dan dia memiliki perasaan untuknya setelah itu.

Peng adalah mantan pemain ganda peringkat teratas, meraih 23 gelar ganda tingkat tur, termasuk Grand Slam di Wimbledon pada 2013 dan Prancis Terbuka pada 2014.

Baca Juga: Novak Djokovic Seperti Bukan Petenis Nomor 1 Dunia Saja, Lawan Fucsovics Pun Menang Susah Payah

Pihak berwenang China telah memadamkan hampir semua diskusi online tentang tuduhan penyerangan seksual tersebut. Tapi ini sekaligus menunjukkan betapa sensitifnya Partai Komunis yang berkuasa terhadap tuduhan semacam itu.

Associated Press tidak dapat memverifikasi keaslian postingannya, yang dibuat Selasa malam oleh akun terverifikasinya di Weibo, platform media sosial terkemuka China. Postingan itu segera dihapus, dan pencarian di Weibo untuk akun Peng sekarang tidak menemukan hasil. Baik dia maupun Zhang tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Tuduhan itu adalah yang pertama terhadap seorang pejabat pemerintah terkemuka sejak gerakan #MeToo berlangsung di China pada 2018 sebelum sebagian besar dilumpuhkan oleh pihak berwenang pada tahun yang sama. Tuduhan sebelumnya terbatas pada media, kelompok advokasi dan akademisi.

Baca Juga: Emma Raducanu Menang Sensasi Doang...Di Lapangan Kandas dan Kandas Lagi

Halaman:

Editor: Amanda Puti Lenggogeni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Daddies Terpaksa Angkat Koper dari Denmark Open

Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:57 WIB
X